Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

R I N D U

Jemari malam mencengkram menusuk aliran darah hingga nadiku.
Separoh puisi yang belum sempurna.

Kuhirup dalam dalam secawan arak wangi beraroma asmara.

Nanar.

Pada matamu.
Pada bibirmu.
Pada lembutmu.

Usai

Perlahan kutancapkan melati diruang kasihmu yg wangi.
Bukan airmata yg mengalir tapi kasih sayangmu yg melulukanku.

Janji telah kau tepati.
Ikrar telah kau penuhi.
Pergi bersama bidadari menuju kekasihmu.

Tinggalkan aku yg mendekap kenangan menulis cerita yg belum usai...

Puisi 1 - 10

1.
Memeluk malam berteman sebuah kerinduan pungguk yang mendamba rembulan yang belum bersinar terangi kelam.
2.
Cahaya pagi sesaat menjenguk diri biaskan senyum penuh arti dalam keruh sang waktu.
3.
Jejak kenangan menguak mencabik lara dipelataran jiwa terluka.
4.
Kubiarkan kau lari menjemput kasih yg kau anggap lebih baik dari butiran debu di mahkota emasmu.
5.
Telah kubunuh CINTA didalam rahimku dan kukubur dipusara cerita.
6.
Ketika telah terbaca kertas jiwa diatas pesona.
Itulah jiwaku dan hidupku.
7.
Rasaku masih untukmu dan selalu untukmu.
Hingga tak mampu lagi kuhirup wangimu.
8.
Melangkah tanpa rasa dikeindahan maya dan seribu pesona gairah aura.
9.
Ada senyum dibibir pelangi yg tak mampu kuartikan maknanya.
10.
Akankah terus kunikmati indahnya pelangi dirangkaian hati dalam binar hari.

Dan akupun cinta.

Tahukah kamu akan perasaanku saat ini.
Rindu yg teramat rindu hingga melebihi kerinduan seorang musafir kehausan dipadang pasir akan sumber air.
Tapi aku bertahan dg segala kelemahanku.
Bila kau dapati aku dalam kerapuhan.
Itulah saatnya aku harus melewati batas janji yg kubuat dgn nya.
Cinta telah kuukir di nisan pusara hatiku.
Dijiwaku ada rasa.
Rasa yg mgkin bisa kau nikmati dalam untaian syair di kehidupan.
Jika rasaku ini berpadu dg rasamu.
Dan akupun cinta.
Yusrian ARP

Musibah dan kegagalan adalah cara tuhan mengingatkan manusia bahwa hanya Dialah yg maha berkuasa atas segala keinginan dan segala kehendak

Read More

Kumpulan puisi Idris Wahid

Puisi-puisi Idris Wahid Sajak Para Malaikat Puisi yang belum selesai, kini membangunkan aku dari mimpi hidup, ia menemui malaikat Rahman ...

Foto Saya
My Photo
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS